Selasa, 24 April 2012
Cara Menghitung Volume Besi Beton Bertulang
Besi pada konstruksi beton bertulang berfungsi sebagai panahan tegangan tarik, penggunaan besi dalam beton bertulang karena beton hanya kuat terhadap gaya tekan.
sebelum melaksanakan pekerjaan beton bertulang terlebih dahulu kita menghitung kebutuhan volume material besi beton sehingga dapat dipersiapkan sebelumnya dengan jumlah yang tepat.
cara menghitung volume besi beton bertulang adalah sebagai berikut:
misalkan sebuah pekerjaan kolom beton bertulang setinggi 6 m dengan gambar potongan besi seperti ini:
langkah perhitungan kebutuhan besi beton pada konstruksi tersebut
menghitung kebutuhan besi tulangan pokok:
• volume besi D10 adalah 4 bh x 6 m = 24 m’
• jika panjang besi perbuah dipasaran adalah 11 m maka kebutuhan besi adalah 24 m : 11 m = 2.18 buah
• berat per m’ besi D10 adalah 0.617 kg maka total kebutuhan besi D10 adalah 0.617 kg/m x 24 = 14.808 kg
Menghitung kebutuhan besi tulangan sengkang atau cincin:
• panjang tulang sengkang perbuah adalah 25+15+25+15+5+5 = 90 cm = 0.9 m
• jumlah tulangan sengkang pada kolom setinggi 6 m dengan jarak pemasangan 15 cm adalah 6 : 0.15 = 40 buah besi tulangan sengkang.
• total panjang besi tulangan sengkang adalah 40 bh x 0.9 m = 36 m
• jka panjang besi perbuah dipasaran 11 m maka kebutuhan besi tulangan sengkang 36 : 11 = 3.27 buah
• berat besi per kg besi D8 pada tabel adalah 0.395 kg maka jumlah kebutuhan besi adalah 0.395 kg/m x 36 m = 14.22 kg
dari perhitungan diatas maka kebutuhan besi tulangan nya adalah
• Besi D10 = 2.18 batang = 14.808 kg
• Besi D8 = 3.27 batang = 14.22 kg
• beton sebesar 0.2×0.3×6 = 0.36 m3
METODE KERJA PEMBESIAN KOLOM
A. PERSIAPAN
1. Siapkan besi beton sesuai spesifikasi dalam shop-drawing. Besi beton bersih dari karat, kotoran, oli atau material lain yang dapat mengganggu daya rekat beton.
2. Siapkan alat transportasi material dari area fabrikasi ke lokasi pemasangan (misalnya : tc).
3. Gambar konstruksi pembesian harus disiapkan sebelum pelaksanaan proyek. Untuk detail tertentu yang dianggap penting untuk fabrikasi dan instalasi, dapat dilampirkan pada lembar BBS (Bar Bending Schedule).
B. PEKERJAAN FABRIKASI:
1. Pemotongan besi harus tepat, agar setelah ditekuk (jangkar, radius tekuk), bentuk dan panjang jadi sesuai BBS (Bar Bending Schedule).
2. Penekukan/ pembengkokan (radius tekuk) besi harus menggunakan piringan tekuk/ roller sesuai kelompok/ jenis diameter besi.
3. Periksa pemasangan kawat bendrat. (jika menggunakan metode sangkar)
Besi yang belum & sudah dipotong harus diletakkan dan diproteksi dari tanah dan hujan.
C. PEKERJAAN INSTALASI:
1. Pembuatan marking formwork sudah harus ada terlebih dulu sebelum instalasi besi.
2. Pemasangan besi sesuai gambar/BBS dan selimut beton, pengikatan besi dengan kawat beton dan beton decking harus aman terhadap getaran vibrator saat pengecoran.
3. Periksa posisi hook/sling pengangkatan besi balok/kolom dengan tower crane. (jika menggunakan metode sangkar)
4. Angkat sampai ujung bawah besi kolom tergantung + 1m dan pastikan material tidak tersangkut. (jika menggunakan metode sangkar)
5. Sebelum pemasangan, periksa panjang penyaluran besi di atas lantai minimal 40D.
6. Posisikan besi kolom tegak lurus di atas titik pemasangan, perlahan-lahan turunkan dan satukan dengan besi kolom di atas lantai. (jika menggunakan metode sangkar)
7. Posisi tulangan pokok konstruksi kolom harus terikat dengan baik & tidak boleh keluar dari marking sebelum
pengecoran balok & lantai.
8. Jika sparing pipa di dalam konstruksi kolom harus diberi extra, pengaku sesuai yang diisyaratkan.
1. Siapkan besi beton sesuai spesifikasi dalam shop-drawing. Besi beton bersih dari karat, kotoran, oli atau material lain yang dapat mengganggu daya rekat beton.
2. Siapkan alat transportasi material dari area fabrikasi ke lokasi pemasangan (misalnya : tc).
3. Gambar konstruksi pembesian harus disiapkan sebelum pelaksanaan proyek. Untuk detail tertentu yang dianggap penting untuk fabrikasi dan instalasi, dapat dilampirkan pada lembar BBS (Bar Bending Schedule).
B. PEKERJAAN FABRIKASI:
1. Pemotongan besi harus tepat, agar setelah ditekuk (jangkar, radius tekuk), bentuk dan panjang jadi sesuai BBS (Bar Bending Schedule).
2. Penekukan/ pembengkokan (radius tekuk) besi harus menggunakan piringan tekuk/ roller sesuai kelompok/ jenis diameter besi.
3. Periksa pemasangan kawat bendrat. (jika menggunakan metode sangkar)
Besi yang belum & sudah dipotong harus diletakkan dan diproteksi dari tanah dan hujan.
C. PEKERJAAN INSTALASI:
1. Pembuatan marking formwork sudah harus ada terlebih dulu sebelum instalasi besi.
2. Pemasangan besi sesuai gambar/BBS dan selimut beton, pengikatan besi dengan kawat beton dan beton decking harus aman terhadap getaran vibrator saat pengecoran.
3. Periksa posisi hook/sling pengangkatan besi balok/kolom dengan tower crane. (jika menggunakan metode sangkar)
4. Angkat sampai ujung bawah besi kolom tergantung + 1m dan pastikan material tidak tersangkut. (jika menggunakan metode sangkar)
5. Sebelum pemasangan, periksa panjang penyaluran besi di atas lantai minimal 40D.
6. Posisikan besi kolom tegak lurus di atas titik pemasangan, perlahan-lahan turunkan dan satukan dengan besi kolom di atas lantai. (jika menggunakan metode sangkar)
7. Posisi tulangan pokok konstruksi kolom harus terikat dengan baik & tidak boleh keluar dari marking sebelum
pengecoran balok & lantai.
8. Jika sparing pipa di dalam konstruksi kolom harus diberi extra, pengaku sesuai yang diisyaratkan.
Senin, 23 April 2012
Rumus Menghitung Berat Besi Beton
Rumus Menghitung Berat Besi Beton
Ada baiknya untuk mengetahui asal rumus tersebut :
Rumus jadi :
Berat per m' (kg/m') = 0,006165 x D^2 (kuadrat)
Berat per batang (kg) = 0,006165 x D^2 (kuadrat) x 12 m'
Asal rumus :
Dengan menggunakan pendekatan rumus volume tabung.
Volume tabung = 0,25 x 3,14 x D^2 x P x BJ
Keterangan :
D = diameter besi beton.
P = panjang besi beton.
BJ = berat jenis besi beton (7.850,- kg/m3).
Rumus ini diperpendek, sehingga menjadi :
Volume = 0.25 x 3.14 x 7850
= 6.162,25 kg/m3
= 0,006162 kg/mm3
Contoh :
Menghitung berat besi diameter 10 mm per m' :
Berat per m' = 0,006165 x 10 x 10
= 0,62 kg/m'
Berat per batang = 0,62 x 12
= 7,40 kg
Ada baiknya untuk mengetahui asal rumus tersebut :
Rumus jadi :
Berat per m' (kg/m') = 0,006165 x D^2 (kuadrat)
Berat per batang (kg) = 0,006165 x D^2 (kuadrat) x 12 m'
Asal rumus :
Dengan menggunakan pendekatan rumus volume tabung.
Volume tabung = 0,25 x 3,14 x D^2 x P x BJ
Keterangan :
D = diameter besi beton.
P = panjang besi beton.
BJ = berat jenis besi beton (7.850,- kg/m3).
Rumus ini diperpendek, sehingga menjadi :
Volume = 0.25 x 3.14 x 7850
= 6.162,25 kg/m3
= 0,006162 kg/mm3
Contoh :
Menghitung berat besi diameter 10 mm per m' :
Berat per m' = 0,006165 x 10 x 10
= 0,62 kg/m'
Berat per batang = 0,62 x 12
= 7,40 kg
Hubungan Ilmu Teknik Sipil & Ilmu Agama
Hubungan ilmu teknik sipil dan ilmu agama.
Tujuan akhir dari semua ilmu adalah menyadari adanya kebesaran Tuhan dan posisi kita sebagai makhluk hasil ciptaannya sehingga dapat menemukan jalan hidup yang sebenarnya.
seperti halnya Ilmu teknik sipil bertujuan mendesain sebuah rumah yang kuat, serta ilmu agama mendesain sebuah pribadi yang kuat dan tangguh.
berikut ini beberapa hal persamaan antara ilmu teknik sipil dan ilmu agama yang dilihat dari obyek dan tujuan ilmu teknik sipil dan agama :
1.ilmu teknik sipil mempelajari tentang bagaimana membuat sebuah konstruksi bangunan rumah yang kuat sehingga dapat membuat rasa aman dan nyaman kepada pemilik maupun penghuni yang berada didekat rumah tersebut.
2.ilmu agama mempelajari bagaimana membuat sebuah konstruksi bangunan hati dan jiwa yang kuat sehingga dapat membuat rasa aman dan nyaman kepada pemilik maupun orang yang berada didekat jiwa tersebut.
dilihat dari kerusakan, virus dan penyakit:
jika dalam ilmu teknik sipil terdapat beberapa hal yang menyebabkan kerusakan struktur bangunan seperti keropos, kayu lapuk, besi berkarat.
maka dalam ilmu agama juga terdapat berbagai hal yang menyebabkan kerusakan sebuah struktur pribadi seperti iri hati, sombong, dengki, kikir dll.
dilihat dari tujuan ilmu teknik sipil dan agama:
ilmu teknik sipil membangun rumah yang kuat sedangkan ilmu agama membangun pribadi yang kuat.
dilihat dari proses pelaksanaan ilmu teknik sipil dan ilmu agama:
kedua ilmu teknik sipil dan agama saling berhubungan, misalnya sebuah pelaksanaan pembangunan gedung yang dilaksanakan oleh ahli teknik sipil tanpa berpengetahuan ilmu agama dapat menyebabkan keruntuhan bangunan karena proses ketidak jujuran dalam pelaksanaannya seperti pengurangan semen atau besi struktur
ilmu agama pun dapat dikerjakan dengan baik dengan adanya rumah atau bangunan ibadah hasil karya teknik sipil, atau jika pada zaman dahulu dikerjakan di goa hasil karya teknik sipil tuhan.
jadi jika melihat keduanya maka dapat disimpulkan bahwa semua ilmu itu baik, karena tujuan ilmu agama adalah bagaimana hidup dengan kebahagiaan serta ilmu teknik sipil bagaimana membangun sarana hidup dengan rasa keindahan dan keamanan.
anjuran Belajar ilmu dalam agama islam:
- yang Allah perintahkan kepada Nabi Muhammad pertama kali adalah perintah belajar yaitu, iqro ( bacalah )
- Tuntutlah ilmu walau ke negeri cina
- menuntut ilmu itu wajib dari lahir sampai masuk ke liang kubur.
teknologi ilmu teknik sipil baik pada masa lalu, sekarang maupun masa datang sudah di informasikan dalam kitab Alqur'an.
berikut ini beberapa informasi mengenai teknologi ilmu teknik sipil dalam kitab Alqur'an:
Geologi teknik ( gunung sebagai pasak bumi penahan gempa ):
Rekayasa lalu lintas ( sungai dan jalan sebagai penunjuk arah manusia)
” Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. ” QS. An nahl. 16
Bahan bangunan ( Teknologi rumah ringan dari bahan kulit binatang ):
“Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). ” QS. An nahl 80
Arsitektur rumah ( Rumah berkonsep alami pada dinding gunung ):
‘Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin”. QS. asy syu’araa 149
“dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman”. QS. Al kahfi 82
Teknologi gedung dan kolam renang:
“Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih”. QS. Saba 13
Teknologi lampu bohlam penghias rumah:
Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. QS Annur 35
teknologi alat transportasi dari bahan cahaya berkecepatan cahaya:
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS Al hadid 28
kedatangan makhluk asing ke bumi:
“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami” QS Anml 82
teknologi batu bata:
“agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah”.Adz Dzaariyaat 33
teknologi pistol atau senapan dengan peluru, teknolgi rudal dari pesawat:
“Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu,” Al israa 68
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. QS Al ankabuut 40
teknologi pipa hidrolyk untuk pengecoran beton pada lantai gedung tinggi:
“berilah aku potongan-potongan besi.” Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: “Tiuplah (api itu).” Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu.” QS Alkahfi 96
“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi”. QS AL Hajj 21
proses terjadinya pasir beton:
Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan. QS Al muzzammil 14
Tujuan akhir dari semua ilmu adalah menyadari adanya kebesaran Tuhan dan posisi kita sebagai makhluk hasil ciptaannya sehingga dapat menemukan jalan hidup yang sebenarnya.
seperti halnya Ilmu teknik sipil bertujuan mendesain sebuah rumah yang kuat, serta ilmu agama mendesain sebuah pribadi yang kuat dan tangguh.
berikut ini beberapa hal persamaan antara ilmu teknik sipil dan ilmu agama yang dilihat dari obyek dan tujuan ilmu teknik sipil dan agama :
1.ilmu teknik sipil mempelajari tentang bagaimana membuat sebuah konstruksi bangunan rumah yang kuat sehingga dapat membuat rasa aman dan nyaman kepada pemilik maupun penghuni yang berada didekat rumah tersebut.
2.ilmu agama mempelajari bagaimana membuat sebuah konstruksi bangunan hati dan jiwa yang kuat sehingga dapat membuat rasa aman dan nyaman kepada pemilik maupun orang yang berada didekat jiwa tersebut.
dilihat dari kerusakan, virus dan penyakit:
jika dalam ilmu teknik sipil terdapat beberapa hal yang menyebabkan kerusakan struktur bangunan seperti keropos, kayu lapuk, besi berkarat.
maka dalam ilmu agama juga terdapat berbagai hal yang menyebabkan kerusakan sebuah struktur pribadi seperti iri hati, sombong, dengki, kikir dll.
dilihat dari tujuan ilmu teknik sipil dan agama:
ilmu teknik sipil membangun rumah yang kuat sedangkan ilmu agama membangun pribadi yang kuat.
dilihat dari proses pelaksanaan ilmu teknik sipil dan ilmu agama:
kedua ilmu teknik sipil dan agama saling berhubungan, misalnya sebuah pelaksanaan pembangunan gedung yang dilaksanakan oleh ahli teknik sipil tanpa berpengetahuan ilmu agama dapat menyebabkan keruntuhan bangunan karena proses ketidak jujuran dalam pelaksanaannya seperti pengurangan semen atau besi struktur
ilmu agama pun dapat dikerjakan dengan baik dengan adanya rumah atau bangunan ibadah hasil karya teknik sipil, atau jika pada zaman dahulu dikerjakan di goa hasil karya teknik sipil tuhan.
jadi jika melihat keduanya maka dapat disimpulkan bahwa semua ilmu itu baik, karena tujuan ilmu agama adalah bagaimana hidup dengan kebahagiaan serta ilmu teknik sipil bagaimana membangun sarana hidup dengan rasa keindahan dan keamanan.
anjuran Belajar ilmu dalam agama islam:
- yang Allah perintahkan kepada Nabi Muhammad pertama kali adalah perintah belajar yaitu, iqro ( bacalah )
- Tuntutlah ilmu walau ke negeri cina
- menuntut ilmu itu wajib dari lahir sampai masuk ke liang kubur.
teknologi ilmu teknik sipil baik pada masa lalu, sekarang maupun masa datang sudah di informasikan dalam kitab Alqur'an.
berikut ini beberapa informasi mengenai teknologi ilmu teknik sipil dalam kitab Alqur'an:
Geologi teknik ( gunung sebagai pasak bumi penahan gempa ):
Rekayasa lalu lintas ( sungai dan jalan sebagai penunjuk arah manusia)
” Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. ” QS. An nahl. 16
Bahan bangunan ( Teknologi rumah ringan dari bahan kulit binatang ):
“Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). ” QS. An nahl 80
Arsitektur rumah ( Rumah berkonsep alami pada dinding gunung ):
‘Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin”. QS. asy syu’araa 149
“dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman”. QS. Al kahfi 82
Teknologi gedung dan kolam renang:
“Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih”. QS. Saba 13
Teknologi lampu bohlam penghias rumah:
Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. QS Annur 35
teknologi alat transportasi dari bahan cahaya berkecepatan cahaya:
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS Al hadid 28
kedatangan makhluk asing ke bumi:
“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami” QS Anml 82
teknologi batu bata:
“agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah”.Adz Dzaariyaat 33
teknologi pistol atau senapan dengan peluru, teknolgi rudal dari pesawat:
“Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu,” Al israa 68
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. QS Al ankabuut 40
teknologi pipa hidrolyk untuk pengecoran beton pada lantai gedung tinggi:
“berilah aku potongan-potongan besi.” Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: “Tiuplah (api itu).” Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu.” QS Alkahfi 96
“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi”. QS AL Hajj 21
proses terjadinya pasir beton:
Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan. QS Al muzzammil 14
Langganan:
Komentar (Atom)
